Abah,
Segala kenangan masih tertata rapi di di ingatanku
Bisikan lembutmu masih terekam di telingaku
Kepergianmu menyisakan sedikit isak tangis yang selalu kutahan
Aku disini beranjak dewasa
Menginjak beling yang pernah kau injak sebelumnya
Membasuh peluh yang pernah kau rembeskan di jasmu
Abah,
Senyum ceriamu masih terpajang di ingatanku
Nasihatmu masih bekerja di setiap gerakku
Kepergianmu memberiku banyak pelajaran yang selalu ku genggam
Aku disini memiliki keluarga
Meneruskan otot-ototmu yang telah kaku demi keluarga
Menggerakan darah bekumu mencari kebahagiaan
Abah
Disini kami merindukanmu
Tuhan mengambilmu tidak sepenuhnya
Kebaikanmu telah menjadi memori
Abah
Disini kami mendoakanmu
Tuhan menyayangimu lebih dari kami
Pengorbananmu menjadi doa bagimu
Abah
Terima kasih, kami senantiasa menemanimu
Dalam perjalanan ke sisiNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar