kembali ia si wajah ayu nan gumayu
menjelma dewi dewa merayu
sang anginpun berkelana menyapu
gundah gulana di masa lalu
kian hari kian terasa manis
membalut luka iri nan sinis
membuang jauh pergulatan isak tangis
yang selalu bermalam mengelabui sang gadis
tahukah ia jikalau dunia memuji
suratkan gemulai tinta di atas kertas suci
tahukah ia jikalau akupun disini
turut mencinta dan mengagumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar